Budaya Sekolah: Jumat Religi dan Jumat Berkah
Budaya sekolah Jumat Religi dan Jumat Berkah merupakan program pembiasaan yang dilaksanakan setiap hari Jumat sebagai upaya menanamkan nilai-nilai religius, kepedulian sosial, serta kebersamaan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa agar tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kepedulian terhadap sesama.
Pada hari Jumat, seluruh guru dan siswa mengenakan pakaian koko putih sebagai simbol kesederhanaan, kebersamaan, serta identitas budaya religius di lingkungan sekolah. Pembiasaan ini bertujuan menciptakan suasana yang lebih khidmat, rapi, dan religius dalam menjalani aktivitas pembelajaran.
Selain itu, sekolah juga menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah, yaitu kegiatan berbagi kepada sesama sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kepedulian sosial dalam ajaran Islam. Kegiatan ini dapat berupa bersedekah, berbagi nasi bungkus kepada masyarakat sekitar, membantu kaum dhuafa, atau kegiatan sosial lainnya yang melibatkan partisipasi siswa dan guru. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk belajar berbagi dan menumbuhkan rasa empati terhadap orang lain.
Budaya ini juga mencerminkan nilai-nilai ukhuwah, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong yang menjadi bagian dari tradisi Islam Ahlussunnah wal Jama’ah sebagaimana dikembangkan oleh Nahdlatul Ulama.
Manfaat Program
Menanamkan nilai kepedulian sosial kepada siswa sejak usia sekolah.
Membiasakan siswa untuk bersedekah dan berbagi kepada sesama.
Membentuk karakter dermawan, empati, dan solidaritas sosial.
Menumbuhkan rasa kebersamaan antara guru dan siswa dalam kegiatan kebaikan.
Menguatkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Melatih siswa untuk peka terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Keunggulan Program
Dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat, sehingga menjadi budaya positif yang berkelanjutan.
Melibatkan seluruh warga sekolah, sehingga membangun kebersamaan dan kekompakan.
Mengintegrasikan nilai religius dengan kegiatan sosial nyata.
Menciptakan lingkungan sekolah yang religius, peduli, dan humanis.
Menjadi sarana pendidikan karakter melalui praktik langsung, bukan hanya teori.
Melalui budaya Jumat Religi dan Jumat Berkah, sekolah berharap dapat membentuk generasi yang religius, berakhlak mulia, peduli terhadap sesama, serta memiliki semangat berbagi dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.